Minggu, 01 November 2015

Suasana alun-alun kudus pada malam hari

Setelah kita penat menjalani aktivitas sehari-hari, kita biasanya mencari suasana baru seperti refreshing keluar rumah atau semacamnya. Alternatif refreshing yang mudah dan murah adalah pergi kepusat kota. Pusat kota kudus berada dialun-alun simpang tujuh, disana terdapat mal kudus " Ramayana", aneka jajanKhas kaki lima yang berjajar di sepanjang simpang tujuh dan juga penjual aneka mainan/cindera mata.


Biasanya disana dijadikan tempat berbagai event yang menarik, seperti expo, konser dan lain sebagainya. Disana juga dijadikan tempat nongkrong para anak muda, sehingga pada tengah malam pun simpang tujuh masih dipadati oleh anak-anak muda.


Dibarat alun-alun simpang tujuh kudus kita akan menemui masjid agung kudus, disebelah utara terdapat pendopo kabupaten kudus dan sebelah timur dan selatan ada pertokoan dan "Ramayana" mal kudus.


Kamis, 29 Oktober 2015

Aneka jajan didepan polytron krapyak



Berwisata kuliner bukan hanya makan direstoran elit dan mewah tetapi berwisata kuliner di pedagang kaki lima yang berada dipingir jalan juga termasuk wisata kuliner juga.



Keunggulan makan diPKL pinggir jalan yaitu harganya yang terjangkau dan makanan yang bervariasi, salah satu tempat jajan yang cukup ramai dan memiliki harga yang terjangkau yaitu didepan polytron kudus desa krapyak tepatnya pinggir makam krapyak.

Harga jajan seperti gorengan dan makanan ringan memiliki harga 500 rupiah sedangkan untuk siomay dan bakso kuah berkisar dari 1000 rupiah sampai 2000 rupiah, untuk minumnya sendiri memiliki banyak variasi seperti es degan, es teh,susu dan masih banyak lagi, serta memiliki harga yang ramah dikantong, seperti es degan yang berharga 1000 rupiah, karena pkl disana menyasar para karyawan pabrik terutama karyawan polytron sehingga harga disana menjadi lebih murah dibanding tempat lain.

Kunjungan kerumah kembar nitisemito

Kunjungan saya kerumah kembar nitisemito yang berada dijalan sunan kudus tepatnya berada dipinggir kali gelis dikota kudus, berawal dari keprihatinan saya terhadap tempat bersejarah dikota kudus yang dijual pemiliknya, perlu kita ketahui bahwa nitisemito adalah raja rokok dikota kudus dengan pabrik rokoknya tjap bal tiga.


Kunjungan saya kerumah tersebut disambut dengan pagar tua yang menjulang tinggi mengelilingi rumah tersebut, tembok rumah banyak yang rusak tetapi kesan klasik dan kokoh masih melekat dibangunan tersebut. Disekeliling rumah dihiasi dengan taman- taman yang indah hal tersebut tentu menambah kesan eksotik rumah tersebut, hal tersebut tentu sangat kontras dengan bangunan disekitarnya yang mayoritas bernuansa modern, pagar dinding tersebut seolah pemisah dua dimensi antara sebuah bangunan tua yang bernilai sejarah tinggi dengan lingkungan kota kudus yang semakin modern dan ramai.